Mohon Ridha. Siapa tahu umur tak lagi panjang, kepada Allah semua kembali…

November 8th, 2012

 

بسم الله الرحمن الرحيم

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”

Kepada sahabat, saudara dan saudariku sekalian yang amat sangat ana hormati

Mohon maaf dengan amat sangat…
Perjalanan hidup mungkin bisa sedemikian singkat
Sesingkat apapun itu, semoga ada manfaat dan perbedaan dalam keberadaan diri kita ini
Allah pemilik segala sesuatu, pemilik segala kebesaran dan segala yang haq

Mohon maaf jika selama ini, kehadiran hamba hanya mampu sedikit memberi sesuatu
Atau malah hanya memberi dada yang sesak
Mohon maaf dengan sangat

Hamba begitu berharap
Umur hamba ditutup dengan kebaikan
Tiada hal mengganjal, sebab semuanya adalah cukup
Disisi Allah-lah segala yang haq dan kekekalan
Dan hanya kepada-Nya kita semua kembali
~
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً
~

27 Hai jiwa yang tenang.
28 Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.

“Semoga kita semua senantiasa diberi keistiqomahan menuju jalan yang lurus,
Jalan yang lebih memberi manfaat
Jalan yang lebih mendekatkan kepada keridhaan Allah”

Sekali lagi hamba yang faqir (begitu mengharap selalu rahmat dan kasih-sayang Allah) ini
Memohon dengan sangat…
Memohon maaf dengan amat sangat…
Memohon maaf dengan amat sangat…
Memohon maaf dengan amat sangat…

*) Pagi ini ana mudik (pulang kampung), sebuah perjalanan yang hanya Allah yang tahu;
“Apakah yang tlah pergi kemudian akan dikembalikan lagi?…
“Apakah titipan ini kelak tidak akan kembali?…”

My

Derita Sebuah Bangsa

October 28th, 2012

Derita Sebuah Bangsa

Oh tuhanku
Bumiku bersimbah darah
Udara-udara kacau
Empat windu leluhurku tergadai
Kini meski apa kami menjerit
Ditangan cucu-cucu sendiri
Anak preman cucu perampok
Pejabat-pejabat korup
Sudah terlampaui pedih luka kami
Meski dengan apa lagi?…
Hanya pada-Mu kami meratap
Hanya Engkau penunjuk kebaikan kami…

Heroisme and Patriotisme

Mahasiswa di Tanah Rantau

October 28th, 2012

Mahasiswa di Tanah Rantau

Disini
Digedung penuh tumpukan buku
Bukan sibuk ngobrol dengan tembok-tembok
Bukan sekedar menguasai jalan sempit
Kami bukan itu
Bukan berhala berharap sesajian
Bukan sekedar nama keras-keras diteriakkan
Kami kafilah penuh muatan
Bercengkrama tentang tugas dan kebenaran
Mata kita api, hati bukan sekedar lautan
Bertemu dipengahabisan nan tenang
Dan panen musim ini membayar hutang

Heroisme and Patriotisme

“Yaa Allah… Hamba Ini Begitu Lemah…”

October 16th, 2012

“Yaa Allah…  Hamba Ini Begitu Lemah…”

Yaa Allah…
Izinkanlah tertoreh ditiap darahku
Akan berdarah-darah menjadi darah baru
Menetes makna jihad dijalan-Mu
Bukan seorang yang mabuk didunianya sendiri
Terbakar oleh panas tubuh sendiri
Bukan pula orang yang munafiq
Meski hamba tahu hamba ini lemah
Namun hamba mengaku, do’a-do’a kami ini jalan kekuatan bagi diri kami
Dari jalan yang semakin
terjal dan berakhir

Yaa Allah…
Izinkan diri hamba jalan kebaikan orang banyak
Menjadi diri yang kuat, titian kebaikan keselamatan akhirat
Terus
membara api semangat!
“Berkobar-berkobar membakar jiwa!!!…”

Yaa Allah…
Terbitkan secercah senyum di wajah mereka…
Kebahagiaan sebenar-benarnya dijalan-Mu
Meski jatah kami didunia sebentar
Namun nikmat-Mu begitu berlimpah yaa Allah
Hamba begitu bersyukur
Sedang untuk bersyukur kami butuh untuk mensyukurinya lagi pada-Mu
Tunjukkan pada kami jalan orang-orang yang benar bersyukur yaa Allah
Kami tak ingin menjadi hamba yang dzalim, termasuk pada diri kami sendiri
Sedang Engkau maha tahu jalan kebaikan bagi diri kami

Yaa Allah
Kami beriman kepada-Mu
Teguhkan hamba untuk bisa beriman sebenar-benar tuntunan-Mu tuntunan rasul-Mu
Dengan kepahaman para sahabat yang Engkau ridhai
Kami sering terlena yaa Allah, kembalikan kami jalan
menuju keridhaan-Mu
Hanya pada-Mu kami menghamba
Hanya pada-Mu kami mengharap
Hanya pada-Mu kami memohon pertolongan
Yaa Allah
    Tunjukilah kami jalan yang benar-benar lurus dan bersih
Pada tiap amalan kami
Jalan orang-orang yang beruntung
Bukan jalan orang yang sia-sia
Sedang
teguh meniti dijalan-Mu yaa Allah
       Adalah makna dari keberadaan dan ketidak-beradaan hamba didunia ini
       Engkau yang menghadirkan diri kami dari tiada
Dan kini kami sering terperangkap dalam
rayuan-rayuan

Jangan sampai ada nikmat yang tersia yaa Allah
Beri kami kepekaan akan peringatan-Mu
Menjadi hamba yang benar berilmu kepada-Mu
Yaa Allah penuhi dada ini ilmu dan iman
Jalan orang yang beristiqomah
Jaga keikhlasan hati kami yaa Allah…
Diri kami begitu lemah…
Begitu lemah…
Lemah…
L e m a h . . .
    Memohon kekuatan dari-Mu
Jangan sampai tergelincir lagi yaa Allah…
Meski langkah kami kecil
Yaa Allah…

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر ِالْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ
“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan (5)
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (6)
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (7)”
(Surat al-fatihah: 5 – 7)
Aamiin…
Keheningan malam, 27 Februari 2008

My

Jika Engkau anugerahkan aq cinta

October 12th, 2012

Jika Engkau anugerahkan aq cinta

Ya Allah…
Jika kelak Engkau anugerahkan aq cinta
Dan Engkau limpahkan rizqi padanya
Jatuh cintakan hati ini padanya karna Engkau
seorang yang hatinya berlabuh pada-Mu
hingga bertambah cintaku pada-Mu…

Ya Allah…
Jika Kau biarkan kumenyentuh sebuah hati
Izinkanlah kusentuh hatinya
Hati yang tertaut pada-Mu
Hingga kami senantiasa sibuk mengingat-Mu

Ya Allah…
Jika Engkau beri kenikmatan bersamannya
Jadikan kenikmatan itu untuk-Mu
Senantiasa indah dijalan-Mu

Ya Allah…
Jika Engkau beri aq kerinduan selain-Mu
Biarkan itu sebuah kerinduan bersama-Mu
Bersama-sama kepada-Mu

Ya Allah…
Jika Engkau izinkan cinta dari permulaan
Biarlah bermula dari hati dan ilmunya
Keteguhan sinar matanya
Bara-bara jiwa muda

Ya Allah…
Jika ia begitu pekat dengan ilmunya
Berikan kehebatan padaku jua
Kehebatan sebelum bersua ia
Untuk meminangnya…

Yaa Allah…
Persatukan kami kekuatan
Lewat kelembutannya kumenjadi lebih kuat
Lewat senyumnya kuberdzikir
Bersyukur menyebut karunia-Mu
~
Dan karna cintanya kumenjadi begitu hebat
Teguh dijalan-Mu
Ku(kami) berikan (hadiahkan) segala ku(kami) punya
Untuk semua
Menyeru kepada-Mu….

Yaa Allah…
Cukupkan kami dengan ilmu jua
Beri kami kekuatan darinya
Sucikan kami diawalnya
Menuju sebuah senyum akhirnya

Ya Allah…
Jika gugur hatiku tiada sanggup menerimanya
Jagalah hatiku padannya
Tak terpaling dari-Mu jua
“Amin”

Yogyakarta, pukul 20: 40
14 Oktober 2006

Computer Services

(Terinspirasi dari puisi senada, ana lupa sumbernya. Tapi ini jelas beda, berasal  dari kata hati ana sendiri)

My

Sesal

October 10th, 2012

Sesal

Sekali lagi aku menyesal
Bukan hanya menggugat ketidak-berdayaan
Menatap para dhalim bersorak-sorai kemenangan
Berebutan sejarah penuh genangan darah
Hati kami hancur teman
Diinjak sepatu lars
Perih…

Heroisme and Patriotisme

Maafkan Kerapuhanku

October 9th, 2012

Maafkan Kerapuhanku

Maafkan kami tuhanku
Lagu-lagu cinta tlah jadi berhala
Tontonan syahwat membuat anak dipaksa lahir sebelum waktunya
Perih hati kami tuhan, tersayat-sayat
Maafkan kami
Tangan kami begitu rapuh
Maafkan…

Heroisme and Patriotisme

Tangis Bundaku

October 9th, 2012

Tangis Bundaku

Seraut wajah memutih sendu
Berbasuh air mata, oh ibu…
Menganak sungai dukamu empat windu
Kau titip rindu disayap-sayap mengering
Kini ditikam anak sendiri…

Oh ibu betapa perih aku
Tak tega aku bu…

Jangan terus kau tepuk air matamu
Usir saja anak tak berbakti itu Bu…
Kutidur merajuk disampingmu

Heroisme and Patriotisme

Bila habis waktuku

October 9th, 2012

Bila habis waktuku

Bila habis waktuku
Entah kapanpun…
Ingin langkahku ini warisan terbaik
Kuberikan pada siapapun kujumpa
Kuberi degup jantung pada siapapun meminta

Bila genap waktuku…
Ingin kulepas mutiara yang ada
Yang payah terendam dikedalaman samudera
Meski payah kilaunya
Ingin kuserahkan semua kupunya

Bila sampai waktuku
Kuingin kata-kataku menjelma samudera
Kubasuh putus asa
Kugosok mata hingga cemerlang
Kupenuhi semua hati…

Heroisme and Patriotisme

Kutampar Engkau!, Karna Engkau Adalah Sahabat dan Saudaraku…

October 9th, 2012

Kutampar Engkau!, Karna Engkau Adalah Sahabat dan Saudaraku…

بسم الله الرحمن الرحيم

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”

وَما أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا
“Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar.
Dan Kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar?;
dan adalah Tuhanmu Maha Melihat”
(AL-Furqon: 20)

Benar!!!
Kita adalah lakon bagi diri kita masing-masing
Semoga tiap pertemuan kita dalam hidup ini
Menjadi pertemuan yang penuh hikmah dan manfaat
Mampu beriktiyar dengan ihktiyar yang shahih, ada contohnya dari rasulullah
Dan sekiranya ujian, ujian yang meluluskan dan berakhir manis diakhirnya
Dan kelak sebagai hamba-Nya yang beruntung

Allah memberi amanah pada diri kita untuk hal yang tiada sia-sia
Kita layak menjadi orang besar
Sebesar hati kita yang Allah tiada sedetikpun mencopotnya dari raga
Sebesar peranan diri kita dalam kehidupan ini

Kita begitu berharga, begitu berharga jua bagi kehidupan disekitar kita
Mari berpikir dan berlapang seluas samudera
Kita kafilah penuh muatan
Bercengkrama tentang tugas dan kebenaran
Mata kita api, hati bukan sekedar lautan

Kita begitu berharga, sebesar apa yang Allah amanahkan pada diri kita
“Tiada yang melebihi kebesaran dan kemaha-agungan Allah”
Berikan apa-apa yang terbaik bagi diri kita, pada orang-tua kita, pada orang-orang sekitar kita
Buktikan khusnuddhan mereka
Buktikan kita sebagai selayaknya seorang hamba…
========================================================================

Pepohonan adalah jiwa-jiwa kami
Tumbuh dari hujan rahmat
Berpendar keseluruh bumi
Jiwa kami adalah cahaya bertabur bintang
Bersemayam di abad-abad
Menjadi meteor dimata kami
Di genggaman tangan jadi mutiara
Hanya kuasa-Mu
Melingkupi seluruh penjuru langit dan bumi
Menundukkan seluruh hati
Menumbuhkan seluruh kehidupan
“Siramilah jiwa-jiwa kami dengan cahaya-Mu
Untuk memekarkan para hati yang kami temui
Hanya dengan kemuliaan-Mu
Kami bisa kembali
>>> Kami percaya saudaraku semua mampu dan memahami maknanya…
Dan mari kita belajar, beramal dan berdo’a untuk kebahagiaan dan keselamatan kita semua
Mampu melalui terjalnya dunia ini dan pulang dengan selamat
Dan yakinlah semakin terjal jalan kita lalui semakin bermaknalah kita
Meski hanya sedikit orang yang mampu atau mau melewatinya

Sinar Matamu
Ada bayang-bayang hidup dimatamu
Memancar sinar menyilaukan
Ada yang bilang itu keteguhan
Ada pula yang bilang itu bertekun untuk menang
Tapi itulah kau
Semangat yang memancar
Pekik jiwa bergema adzan
Berpikir besar layak jadi orang besar
>>> Kami percaya, karna saudaraku orang yang begitu berharga

Mulai Dari yang Kecil
Mari bersyukur dengan yang kecil-kecil
Sebab sepanjang pantai adalah pasir
Takkan bisa membendung badai
Bukan pula lautan
Meski kita air
Layak berpikir samudra
Bukan kapal karam…
>>> Mulai yang terdekat, saat ini!…

Begitu rindu menuju langit-Mu
Sujud memutih bersama tebing cahaya-Mu
Meski kami tetap berendam dibumi-Mu…
“Kaki kami mengakar dibumi
Ubun-ubun menjangkau seluruh langit
Senyum menyapa seluruh jiwa
Hati kami hanya pada-Mu…”
>>> Semoga semakin bermakna teruntuk saudaraku semua…

Saudaraku dan Sahabatku
Kita adalah seluruh halaman
Semua menang dan hati kita lukisan
Kutampar kau penuh senyuman
Kadang jadi musuh kadang pahlawan
Meski darah kita terteteskan
Hilang tersapu angin…
Kita pengembara dengan bidadarinya masing-masing
Tanpa perlu lencana
Karna kita selalu berpiala…
>>> Kutampar engkau!!!, karna engkau semua adalah sahabat dan saudaraku…

Sebagian dari puisi ana:
Live_and_Humanisme
Spiritualism_and_Pray
Reply teruntuk tulisan saudariku Nandri:
Lakukan_Pekerjaan_Besar

Attachment: Kutampar Engkau!, Karna Engkau Adalah Sahabat dan Saudaraku….pdf

My