Mengapa Pelangi Selalu Menghiasi Hidupku
Mengapa pelangi selalu menghias hidupku
Kutanya-tanyakan itu
Mengapa kupu-kupu selalu menggoda mataku
Hinggap dipucuk kembang dihati
Siapa pula itu
Diduniaku penuh perbukitan
Meresap aku pada pemandangan nan sejuk
Sebagaimana kedamain saat ini
Dunia yang tak terjangkau mata
Aku berendam di tenangnya telaga
Kualirkan pada tiap mata kutemu
Kuhadiahkan seluruh kasih terindahku
Nature and Beauty
Cahaya Senja
Angin semilir basah
Berbaris rapi menuju perbukitan
Menerbangkan daun-daun
Melintasi kebun membuahkan panen
Turut pula ia membawa serpih-serpih cahaya
Bak mutiara mendaki awan melintasi sabana
Hingga seluruh bukit tampak basah oleh rintik cahaya
Dan sudut lain langit membuka jendela-jendela
Matahari sejak tadi makin malu bersembunyi di balik gunung
Tercipta mega-mega merah
Dan cahaya senja ini, indaaah sekali…
Serasa bidadari berebut senyum pada sore hari ini
Kucium daun-daun cahaya yang jatuh
Dan kukecup pesonanya penuh lega
Betapa indahnya…
Nature and Beauty
Kupetik Syair Syurga
Meneguk mentari pagi ini
Kubaca syair-syair indah yang terpahat di pualam
Sajak indah abadi penghuni tepi sungai ini
Kupetik pelan kecapi
Kuperdengarkan merdu petikan dawai-dawai
Inilah syair syurga…
Kumainkan setinggi angan
Menghanyutkan suara-suara hingga bermuara ke tepi laut
Sedang hayalan ditumbuhi penuh daun hijau
Kucoba petik sekali lagi
Makin melambung aku, dada tumbuh bak hutan belantara
Dan terus kupetik keindahanya seindah mungkin
Hingga angan terbang jauh tinggi
Bermukim di pulau awan tak dikenali
Bersama bidadari tak terselami
Berjalan di susunan nada-nada tertinggi…
Nature and Beauty
Anak Gembala
Kutiup seruling kugembalakan ternak
Kugiring gembala jauh ke padang
Bergabung dengan kawanan domba teman penggembala
Kurangkul temanku di punggungku
Bermain-main di atas kerbau
Sebagaimana biasa untuknya kusingkap keakraban jendela hati
Kita siram kuncup-kuncup jiwa
Dan biasa bermain bermanja
Bersama-sama menatap indahnya perbukitan nun jauh disana….
Nature and Beauty
Kutulis Puisi Diatas Bukit
Kudekap kabut mulai menis samar-samar serupa taman indah di awan
Yang bunganya hanya pernah tumbuh di khayalan
Awan-awan adalah gugusan pulau-pulau
Dan bunyinya tersembunyi di balik tabir musim
Sedang kita manusia
Menyatu dengan salju dingin diatas lumut
Diatas bukit berembun kususun bait-bait puisi
Kubacakan disana pada barisan pohon-pohon cemara
Kuceritakan tentang pagi berpelangi sungguh indah
Gunung-gunung yang begitu anggun megah
Dan pada wajahku sendiri
Pesona pagi ini tlah jauh terpatri…
Nature and Beauty
Pagi yang Indah
Sepagi ini daun kuyup oleh embun
Malam tadi sungguh dingin menggigil
Siang panas kemarau
Basah rumputan itu kedingainan
Dan pula bukitku tampak buram
Di sepanjang mataku terhimpun daun-daun segar
Menetes air dari pucuk-pucuk
Menjadi kabut putih di udara
Menyejukkan bumi menyambut matahari
Ah… pagi yang indah…
Nature and Beauty
Keindahan Kampungku
Dikampungku ada sebuah gunung
Sungainya jernih mengalir dari bebatuan
Datanglah bersamaku teman
Akan kutunjukkan kepadamu segala keindahan
Puisi yang terhampar
Malam-malam kita mendaki gunung
Turun setelah sunyi malam
Kita saksikan bintang-bintang gemerlap bertaburan
Dan kunang-kunang bak lampu-lampu kecil beterbangan
Datanglah bersamaku teman, siapapun yang mau
Kita berenang ditelaga jernih pinggir hutan bambu
Akan kuberikan segala keindahan kampungku
Sebanyak yang kau mau
Sebab masih banyak lagi keindahan desaku…
Nature and Beauty
Ini Kampungku
Ini kampungku
Sungguh indah dan menyenangkan seperti dulu
Sebagaimana rumahku yang gubug bambu
Masih saja tampak anggun di mataku
Sedang gadis-gadis yang banyak bermain disini
Entah kemana kini aku tak tahu
Apalagi aku bukan milikmu yang dulu
Disinilah setelah larut malam kita saksikan pijar menyala dari bukit
Tiap rumah bak bintang
Dan bintang di langit sendiri begitu bertaburan cemerlang
Disitulah tlah kutitip masa kecilku…
Nature and Beauty
Padang Kenangan
Padang ini semakin tampak luas saja
Luas dan datar
Disana dulu aku bermain layang-layang
Mengejar domba untuk digiring pulang
Ah, padang kenangan
Rumputmu makin subur saja
Berbunga dan tampak segar
Perbukitanmu tetap hijau
Sedang di langit, awanmu tetap tampak seperti kapas tak mau diam
Sama seperti dulu
Padahal sudah tujuh belas tahun sejak aku meninggalkanmu
Kau tetap setia menantiku….
Nature and Beauty
Kelinci Manis
Hai kelinci manis
Kemarilah
Bermain-main denganku
Ku kejar-kejar kau dan kau berlari
“Kelinci manis dimana kau!”
Kucari di semak-semak
Dan kau berlari menuju sarang
Mengadu pada ibumu
Kau adukan segala kenakalanku
Dan ibumu memarahiku
Aku jadi gemas
Padahal aku cuma mau bermain-main denganmu
Bersenang-senang di halaman rumahmu….
Nature and Beauty
Recent Comments